Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Klik Disini Klik Disini Klik Disini Klik Disini

Bekang Warisan Rotan yang jadi Nyawa Transportasi di Wilayah Terluar Malinau Kaltara

Malinau – Bekang Warisan Rotan Dari generasi ke generasi, porter atau sebutan lain pramubarang masih diandalkan masyarakat untuk daerah terluar Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) yang minim akses moda transportasi.

Bagi sebagian wilayah Malinau, diantaranya Mentarang Hulu, Sungai Boh, Pujungan hingga wilayah Apau Kayan, jasa porter seringkali membantu.

Pramubarang atau buruh angkut biasanya digunakan untuk wilayah yang tidak bisa dijangkau moda transportasi selain berjalan kaki.

Camat Sungai Tubu, Jimmy Sakay mengatakan biasanya masyarakat di wilayahnya menjadikan pekerjaan ini sebagai kerja sambilan.

Berbekal Kalong atau Bekang, sejenis ransel tradisional yang digendong pada bagian belakang, porter biasanya menempuh perjalanan berjam-jam lamanya.

“Kurang lebih seperti porter. Di Sungai Tubu juga sering kita jumpai. Ada yang memang jasa, dan yang memang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga : Jaga Lingkungan Tetap Bersih Selama Irau Malinau, Begini Cara Kerja Petugas Kebersihan

Bekang Warisan Rotan
Bekang Warisan Rotan

Jimmy mengatakan, jasa angkut orang menggunakan Bekang biasanya digunakan masyarakat untuk mengangkut logistik berupa kebutuhan pokok.

Karena sebagian besar desa di sejumlah wilayah kecamatan hanya dihubungkan jalan setapak, kebiasaan ini masih hidup dan bertahan hingga kini.

Puncaknya bisa dilihat pada saat suksesi kepemimpinan, Pemilu atau Pilkada.

Biasanya, logistik Pilkada memberdayakan jasa angkut.

“Kalong atau Bekang ini biasa mereka gunakan untuk mengangkut kebutuhan pokok. Fenomenanya bisa dilihat saat Pemilu. Karena peran mereka sangat penting untuk membantu pendistribusian logistik,” ungkap Jimmy.

Kalong alat tradisional dari rotan masih biasa dijumpai di rumah-rumah warga.

Pada Irau Malinau ke 11, Bekang berhasil mencatat MURI lewat penampilan Dayak Tenggalan, menghadirkan Replika Kalong terbesar.

Tokoh Adat Dayak Tenggalan Malinau, Yonatan menyampaikan, hingga kini Bekang masih biasa ditemukan penggunaannya.

Bagi masyarakat Dayak Tenggalan, Kalong atau Bekang dulu digunakan untuk mengangkut hasil bumi, hasil panen, dan merupakan bagian dari kebiasaan masyarakat.

“Ada yang menyebutnya Kalong, Bekang. Ini alat tradisional yang memang digunakan untuk mengangkut barang. Sampai sekarang masih sering ditemukan juga walaupun sudah tidak sesering dulu,” katanya.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *