Malinau Kota – Beredar Kabar Menteri Beredar kabar Presiden Prabowo Subianto akan me-reshuffle sejumlah nama menteri di Kabinet Merah Putih.
Info yang beredar di kalangan awak media, presiden akan mengumumkan reshuffle tersebut dalam waktu dekat, atau paling cepat Senin (8/9/2025) sore.
Informasi yang dihimpun menyebut setidaknya ada empat menteri yang disebut-sebut akan diganti presiden:
Menko Polhukam: Budi Gunawan
Menpora: Dito Ariotedjo
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Abdul Kadir Karding
Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
Namun siapa nama penggantinya masih belum bisa dipastikan. Informasi yang santer beredar, Menko Polhukam akan dirangkap oleh Sjafrie Sjamsuddin (saat ini Menteri Pertahanan).
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro, akhir pekan lalu, mengatakan, reshuffle atau perombakan kabinet di tengah gelombang demonstrasi diyakini dapat meredam gejolak publik.
Reshuffle, menurutnya, akan memberikan pesan bahwa Presiden Prabowo Subianto serius melakukan perbaikan sesuai aspirasi rakyat.
Ia menilai, tiga alasan yang biasanya menjadi pertimbangan reshuffle, yakni teknokratis, yuridis, dan politis, telah terpenuhi.
Baca Juga : Prabowo Gulirkan Program PLTS untuk KMP, Akademisi di Tanahlaut Sarankan Skema Ini
Dari sisi teknokratis, usia Kabinet Merah Putih yang hampir setahun menjadi alasan kuat bagi Presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri.
Publik pun menanti pembenahan tim ekonomi yang diharapkan lebih tangkas merespons keluhan masyarakat.
”Saya kira dimensi teknokratis itulah yang akan mengemuka untuk me-reshuffle kabinet ketika ada protes besar publik terhadap pemerintah. Walaupun sasaran utamanya ke legislatif, tetapi residunya sampai ke eksekutif,” tuturnya.
akhir pekan lalu, mengatakan, reshuffle atau perombakan kabinet di tengah gelombang demonstrasi diyakini dapat meredam gejolak publik. Reshuffle, menurutnya, akan memberikan pesan bahwa Presiden Prabowo Subianto, presiden akan mengumumkan reshuffle tersebut dalam waktu dekat, atau paling cepat Senin (8/9/2025) sore.
tiga alasan yang biasanya menjadi pertimbangan reshuffle, yakni teknokratis, yuridis, dan politis, telah terpenuhi, Prabowo Subianto akan me-reshuffle sejumlah nama menteri di Kabinet Merah Putih.
Dari sisi teknokratis, usia Kabinet Merah Putih yang hampir setahun menjadi alasan kuat bagi Presiden.















