Malinau Kota – Damkar Malinau Sebuah rumah kontrakan di RT 15, Desa Malinau Kota, dilalap si jago merah pada Rabu (3/9) malam sekitar pukul 21.52 WITA. Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik dari televisi tabung yang terbakar dan merembet ke bagian dinding rumah berbahan papan.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Damkar Malinau, Rury Ahmad Sururie mengatakan, laporan kebakaran pertama kali diterima melalui call center pada pukul 21.51 WITA.
“Respon tim kami kurang lebih 4 sampai 5 menit sudah sampai ke lokasi. Jadi api tidak sempat membesar,” ujarnya.
Menurut laporan, rumah tersebut merupakan kontrakan dua pintu yang dihuni keluarga Bapak Tarsipan. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang berjualan di Alun-alun Malinau Kota.
Asap pertama kali terlihat oleh warga sekitar yang kemudian segera melapor ke ketua RT dan Damkar, serta melakukan penanganan awal dengan alat pemadam api ringan (APAR).
Dalam upaya pemadaman, Damkar Malinau menurunkan tiga unit mobil tembak dari sektor barat, utara, dan kota, serta satu unit mobil komando dengan mesin portable.
Seluruh personel piket malam juga dikerahkan, total sebanyak 35 orang bersama tim rescue dan jajaran pimpinan Damkar.
Baca Juga : Layanan Gratis, Kapal Rede Jadi Solusi Angkutan Rakyat Ancam-Tarakan

“Kalau tidak segera ditangani, kebakaran bisa lebih besar karena lokasi kejadian ini padat penduduk. Alhamdulillah berkat laporan cepat masyarakat, api bisa segera kami padamkan lebih awal,” tambahnya.
Kerugian material berupa beberapa barang elektronik dan sebagian dinding rumah dilaporkan hangus terbakar. Sementara itu, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Damkar Malinau mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik rumah tangga, terutama memperhatikan standar kabel dan instalasi untuk mencegah terjadinya korsleting. (*celup)
tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. terutama memperhatikan standar kabel dan instalasi untuk mencegah terjadinya korsleting. (*celup)
Damkar Malinau menurunkan tiga unit mobil tembak dari sektor barat, utara, dan kota, serta satu unit mobil komando dengan mesin portable.















